Munajat Sang Bayi

Ya Allah ... sang Penguasa jagad raya
Alam semesta berada dalam genggamanMu, tunduk dan patuh sesuai ketetapanMu
Tunduk dan patuh seraya bertasbih dan memujiMU
Senantiasa tepat, teratur, padu, rapi dan indah.
Ada gerakan, gesekan, percikan, benturan, perluasan, pengembangan bahkan ledakan, namun tak satupun yang menunjukkkan kekuranganMU, hanya pancaran keindahanMu, hanya keagungan kesempurnaanMu

Ya Allah ... telah engkau jadikan bumi sebagai hamparan, gunung-gunung sebagai pasak, langit sebagai atap tanpa tiang, lautan segar yang saling bertemu namun tidak tercampurkan, angin yang menyejukkan dan mengawinkan beberapa unsur alam, matahari dan bulan yang berjalan sesuai orbitnya. Ya Allah ... Begitu besar kekuasaanMU. Begitu besar nikmat dan karuniaMU

Ya Allah... Dzat yang Maha Melihat.
Telah Engkau izinkan bayi mungil tak berbusana menangis sebagai ungkapan kelemahan dan ketidaksempurnaanya dihadapanMU. BelaianMu-lah yang membuatnya tumbuh hingga bisa berdiri, berlari, berkata, merasa dan berfikir. Maka ajarkanlah aku melihat alam dunia dan bukalah sedikit demi sedikit rahasia-rahasiannya. Ya Allah jika di alam luar ini hanyalah simbol dari tanda-tanda, maka berilah pemahaman padaku tentang tanda-tanda. Izinkanlah aku  melihat beragam ciptaan hingga menemukan Penciptanya secara utuh. Mekarkanlah keyakinanku tentangMu, harumkanlah amal-amal sholihku hingga aku layak mengetuk pintu-pintu surgaMu.

Ya Allah... aku hanyalah bayi dan selalu menjadi bayi dalam lingkaran kebesaranMu.
Tak ada yang istimewa dalam diriku selain hanya bukti-bukti kelemahan dan ketidakberdayaanku tanpa pertolonganMu.
Tak ada yang bisa aku dapatkan, selain hanya pemberianMu
Tak ada yang bisa aku nikmati, jika tanpa keberkahan dariMu
Ada kedamaian dihatiku dalam pelukanMu
Ada kesejukan dalam diriku karena timanganMu

Ya Allah ... aku hanyalah bayi dan selalu menjadi bayi dalam lingkaran kebesaranMu
Tak layak bagiku menyombongkan diri dihadapanMu dan dihadapan ciptaan-ciptaanMu, maka jauhkanlah aku dari angkuh
Tak pantas bagiku menumpuk-numpuk dosa ditengah banjir nikmatMu dan besarnya arus pengampunanMu, maka ampunilah dosa-dosaku

Ya Allah ...
Sucikanlah matiku seperti kesucianku disaat lahirku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar